Review Handphone ASUS Terbaru

ASUS yang saat ini dikenal dengan smartphonenya yang canggih, ternyata memiliki perjalan karir yang cukup panjang. Sebenarnya ASUS sudah menciptakan smartphone lebih awal dari vendor yang lainnya.

Menurut berita teknologi, berawal pada tahun 2005 yang menjadi handphone pertama ASUS untuk menjelajahi industri teknologi global. Ya, ditahun 2005 memang menjadi awal bangkitnya ponsel dan sudah menjadi salah satu alat komunikasi penting pada jamannya. Dengan begitu ASUS menciptakan ponsel pertamanya dengan nama V55 dengan bodi mungil dan berat 90 gram. Fitur yang dihadirkan ponsel ini sudah sangat canggih pasalnya menggunakan colour screen yang dilengkapi dengan kamera VGA dan jaringan triban (WAP).

Handphone Asus

Dirasa sukses mengembangkan ponsel pertamanya tersebut, kemudian ASUS mengembangkan fiturnya menjadi lebih canggih. Pada tahun 2006, ASUS mengeluarkan V75 ynag sudah dilengkapi dengan memori 32 mb dan didukung dengan slot miniSD. Dengan slot miniSD ini maka ponsel ini memiliki kelebihan tersendiri karena menggunakan teknologi tercanggih dijamannya. Selain oitu juga sudah dilengkapi dengan fitur mp3, kamera 1.3 mp dengan flash dan fitur radio FM. Tidak hanya V75, ASUS juga meluncurkan V80 dengan fitur fight mode kemudian dilengkapi dengan kamera 2mp yang didukung dengan flash LED. Untuk ruang penyimpanan, ponsel ini membenamkan memori internal 55 mb.

Masuk ke ranah ponsel pintar era ASUS yakni pada 2007. Menurut harga hp Asus, setelah menghadirkan ponsel dengan fitur yang sangat berkualitas dikelasnya, kini ASUS lebih fokus untuk menggarap ponsel pintar. Langkah ini dilakukan oleh ASUS karena pengaruh vendor pesaingnya yakni Apple dan Blackberry yang semakin berkembang. Kemudian ASUS mengembangkan ponselnya berbasis Windows yakni V88, J502 dan M530. Sayangnya ditahun 2008 dan 2009, ASUS harus mengalami kekecewaan. Pasalnya, semakin canggihnya teknologi justru membuat ASUS harus mundur untuk menghadirkan ponsel berbasis Windows tersebut.

Review Handphone Asus

Sebelum melanjutkan ke ranah Android, Asus sebelumnya bekerja sama dengan Garmin. Ya, Garmin dikenal dengan perusahaan yang berfokus di GPS pada ponsel. Dengan begitu, ASUS memiliki 5 GPS yang tidak dimiliki oleh ponsel highend pada umumnya. Pada 2009, dikenalkannya Garmin ASUS dengan ponselnya yakni Nuvifone M20 yang masih mengandalkan Windows Mobil 6.1. Kemudian pada Oktober 2009, ASUS kembali lagi dengan Garmin ASUS G60 dengan OS yang dibuat oleh Garmin sendiri yakni ponsel dengan basis Linux. Sangat disayangkan, kerjasama antara Garmin dan ASUS hanya berjalan selama 2 tahun saja. Dan pada akhirnya ASUS harus vakum selama setahun untuk tidak menghadirkan smartphone.

Memasuki era Android, akhirnya pada tahun 2011 ASUS kembali dengan teknologi terbarunya yakni Tablet Android yang notabene mengikuti tren Android pada saat itu. Pada tahun 2012, akhirnya ASUS menghadirkan ke publik dengan tablet android pertamanya yakni PadFone yang akhirnya diikuti oleh vendor lainnya.

Padfone ini dibekali dengan prosessor Qualcomm Snapdragon S4 yang dijalankan dengan dual-core berkecepatan 1.5 GHz dan pengolahan grafis yakni GPU Adreno 225. Semua komponsen mesin tersebut dipadukan dengan RAM berkapasitas 1 GB dan memori internal 32 dan 64 GB. Hingga saat ini, ASUS menghadirkan tablet canggihnya tersebut di industri gadget global termasuk di Indonesia.

Review Handphone Paling Populer

Setelah sukses dengan tablet berbasis Android tersebut, Android akhirnya melanjutkan karirnya dengan menghadirkan tablet berbasis Android lainnya. Diantaranya adalah ASUS Memo, ASUS MemoPad, ASUS Google Nexus 7 yang diluncurkan pada 2013, ASUS FonePad yang dikenalkan pada July 2013. Akhirnya, untuk tablet selanjutnya ASUS kembali menghadirkan tablet dengan basis Windows kembali yakni Windows 8. Tablet tersebut dinamakan ASUS VivoTab, namun karena tablet ini tidak banyak yang meminati akhirnya ASUS harus menghentikan produksi tabletnya tersebut.

Setelah sukses menghadirkan tablet berbasis Android, akhirnya ASUS menghadirkan smartphone yang dinamakan dengan ASUS Zenfone. Ponsel pintar ini memiliki perbedaan dengan produk lainnya karena prosessor menggunakan prosessor intel. ASUS Zenfone ini dibekali dengan kamera yang bisa digunakan untuk mengambil gambar di tempat yang minim cahaya dan didesain dengan tampilan yang mewah. Pada 2017 ini, ASUS menghadirkan beberapa ponsel pintarnya dan yang terakhir adalah ASUS Zenfone Max Plus (M1). Yang mana ponsel ini dibekali dengan mesin yang cukup tangguh yakni chipset MediaTek MT6750T octa-core 1.5 GHz Cortex-A53. Mesin ini juga menggunakan operasi sistem yang diklaim sangat ringan digunakan yakni OS Android Nougat yang dipadukan dengan RAM 2/3GB.